Hello guys!
Sorry aku hiatus sebentar yah kemarin.
Karna sibuk masalah kerjaan hingga kuliah yang harus aku emban dua-duanya.
Hohoho.
Hari ini aku pengen sharing tentang sesuatu hal yang menurutku kurang manusiawi namun mungkin masih ada beberapa orang yang menganggap hal ini lumrah saja dan biasa saja.
Okey. First mari kita bahas tentang si pelaku tikusnya dulu.
Kita tahu tikus itu adalah hama
Tikus itu memang dapat membawakan macam-macam bibit penyakit.
Itu benar.
Semua orang juga tahu! Hehehe
Jadi gak heran kalau ada tikus dirumah, memang pasti harus dibasmi.
Tapi..
Basmilah dengan cara yang lebih manusiawi.
Sekarang banyak banget yang jual racun tikus dan lem tikus demi keuntungan semata.
Sebenarnya ini sangat tidak manusiawi.
Memangnya tidak ada perangkap tikus lain yang lebih efisien?
Kasihan banget.
Sebenarnya nasib jadi tikus ini sangat tidak enak.
Menjadi bahan percobaan dan sebagainya.
Sesungguhnya karna sudah malang nasibnya.
Kita personally sebagai manusia yang manusiawi dan berakhlak harusnya tidak melakukan hal yang sama.
Apabila tikus sebagai uji coba untuk obat-obatan adalah untuk ilmu kesehatan bagi umat manusia, kita yang sebagai rakyat jelata yang tidak punya keperluan khusus dengan tikus tersebut, harusnya tidak membunuh tikus tersebut.
Tikus hanya ingin mencari makan dan berkembang biak saja.
Gunakan lah perangkap seperti ini. Ini jauh lebih manusiawi.
Saya pribadi menggunakan perangkap seperti ini dirumah saya.
Letakkan makanan sebagai lure untuk memancing mereka masuk.
Kemudian saat umpan tertarik maka pintu akan otomatis menutup dan tikus pun tidak bisa keluar.
Ini jauh lebih efektif, efisien dan manusiawi.
Aku juga gak suka tikus kok.
Takut malah.
Tapi sebagai manusia yang bertekad untuk menjadi lebih manusiawi. Dirumah kami selalu pakai perangkap seperti ini.
Kebetulan rumahku dekat dengan tong sampah perumahan, tikus cepat sekali datang silih ganti.
Kadang tong sampah kami juga digigit dan tulang-tulang ayam berserakan dilantai. Besoknya semut merah gendut menggerogoti sisa tulang itu.
Perangkap tikus yang seperti ini bisa dipakai berulang kali loh.
Mungkin orang orang tua akan berpikir bila tikus sudah mencium bau bekas tikus lain diperangkap itu, dia nggak akan masuk lagi.
Ini gak benar juga loh.
Rumah kami ada 1 perangkap tikus yang tiap kali dipakai ulang.
Cara siasati nya adalah setelah kita melepaskan tikus tersebut ditempat lain yang jauh, kita rendam tempat bekas perangkap dengan air bekas pel.
Itu efektif.
Jauh lebih manusawi dan win win solution.
Biasanya saat malam tikus si pencuri tertangkap, saya sering juga letakkan beberapa makanan untuk dia dengan cara diselipkan kedalam lubang lubang kecilnya. Biar bisa bertahan hingga pagi tiba.
Besoknya kami bawa tikus itu ke daerah rawa atau sungai yang jauh dari perumahan.
Tenang aja tikus itu gak akan ingat bau rumah kita.
Mereka bakal mencari kehidupan baru ditempat lain.
Mungkin bagi sebagian besar orang, tikus wajib dimusnahkan.
Personally aku bilang gak boleh sampai musnah karna akan mempengaruhi rantai makanan dan penguraian yang seharusnya.
Semua jenis penyakit pasti ada obatnya.
Tapi soal sakit atau sehatnya hati nurani kita, kita sendiri yang jadi obatnya.
Ini argumen dariku.
Ada yang mau beri saran dan kritik? Tulis aja dikolom komentar ya. Tenang aja aku pasti balas.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar